8 Cara Mengatur Keuangan

8 Cara Mengatur Keuangan di Masa Sulit yang Dijamin Ampuh

8 Cara Mengatur Keuangan – Bagaimanakah cara mengurus keuangan di masa sulit? Ini satu diantaranya pertanyaan yang cukup jamak ditanyakan oleh masyarakat dunia di masa pandemi Corona-19. Sebenarnya tidak cuma di masa pandemi saja, setiap orang pasti pernah rasakan saat sulit saat hidupnya. Terutamanya persoalan yang berkaitan dengan ekonomi atau keuangan.

Tiap orang memiliki cara sendiri dalam mengontrol keuangannya. Tapi, ada banyak strategi khusus dalam mengurus keuangan yang penting dikerjakan setiap orang saat temui saat sulit. Tidak mudah, tapi bisa dikerjakan oleh siapa yang ingin mengontrol keuangannya saat berada di masa sulit. Diambil dari berbagai sumber, berikut beberapa cara yang bisa dikerjakan untuk mengelola keuangan di periode susah.

8 Cara Mengatur Keuangan di Masa Sulit yang Dijamin Ampuh

1. Menyusun Ulang Anggaran Pengeluaran

Saat-saat susah tidak bisa disamakan dengan kondisi biasa. Oleh karena itu, penting untuk setiap orang untuk membikin ulang anggaran pengeluarannya. Susunlah anggaran pengeluaran yang baru dan imbangi dengan kondisi keuangan saat ini. Pisah uang anggaran tiap terima gaji atau penghasilan bulanan.

Baca Juga |  Menghancurkan Mitos Siaran Pers

Masyarakat urban biasanya memiliki lima pos anggara pengeluaran, yaitu; kepentingan teratur, cicilan, tabungan atau investasi, sosial, dan gaya hidup. Nah, di saat sulit semestinya kita lebih mengutamakan pos kepentingan teratur, seperti; uang makan, belanja dasar, bill listrik dan air. Penting juga untuk pencet pengeluaran untuk gaya hidup dan sosial.

2. Membayar Tagihan Sesegera Mungkin

Yakin atau mungkin tidak, ada sebagian orang yang menyenangi meredam-nahan bayar bill bulanan. Misalnya bill pemakaian kartu kredit, listrik, air, dan lain-lain. Meredam-nahan bayar bill tidak membantu keuangan Anda. Justru bill yang dibayar terlambat akan dikenakan denda dan menjadi pengeluaran tambahan yang merugikan.

Baca Juga |  4 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Franchise

Karena itu sebisa mungkin jangan menunda pembayaran bill karena kita tidak paham kondisi keuangan di masa ke depan. Selain itu, bayar bill on time akan menjaga nama baik kita, baik itu di Bank atau lembaga yang lain.

3. Utamakan Kebutuhan Daripada Keinginan

Kita supaya lebih bijak dan sabar saat berada di saat sulit keuangan. Selalu utamakan penuhi kepentingan dibanding tekad yang tidak konsentrasi. Karena itu, Anda harus bisa memperbandingkan apa yang masuk ke barisan kepentingan dan apa yang terhitung dalam tekad.

Perannya untuk apa? Agar kita bisa pencet pengeluaran satu hal yang tidak begitu diperlukan. Walaupun di saat sulit keuangan, terkadang orang bisa lepas kendali saat berbelanja dan membeli barang yang sebetulnya tidak begitu diperlukan.

4. Menyisihkan Dana Untuk Kebutuhan Darurat

Ok, keadaan keuangan sekarang ini betul-betul sulit. Tapi tak berarti kita betul-betul tidak bisa taruh dana untuk kepentingan darurat. Sebisa mungkin Anda harus taruh dana cadangan untuk kebutuhan yang darurat. Mengapa? Karena kita tidak memahami kondisi ekonomi global di hari besok dan persoalan apa yang akan ada. Ini sebagai cara mengurus keuangan di masa sulit yang bisa disebut sebagai kunci untuk setiap orang untuk mengantisipasi temui keadaan terjelek.

Baca Juga |  Ide Bisnis Baru sebagai Awal Memulai Usaha

5. Jangan Berhutang

Meskipun pada kondisi yang sulit, sebisa mungkin Anda jangan sampai berhutang. Ini tak berarti Anda sama sekalai tidak boleh berhutang, tetapi berpikir kembali untuk hal tekan apa sampai Anda harus berhutang.

Jika berhutang memiliki arah untuk membantu tingkatkan usaha, karenanya hal tersebut bisa dikerjakan. Tapi jika berhutang untuk penuhi tekad membeli barang tertentu karenanya semestinya jangan dikerjakan karena ini bisa membuat keuangan semakin memiliki masalah.

Baca Juga |  Negosiasi yang Efektif - Kunci Sukses Penjualan

6. Menghemat Pengeluaran Hingga 15%

Secara umum beberapa perencana keuangan merekomendasikan agar setiap keluarga menghemat 10% dari gaji mereka. Tapi di saat ekonomi sulit, beberapa penasihat keuangan merekomendasikan setiap keluarga untuk menghemat sampai 15% dari penghasilan bulanan. Distribusikan pengehamatan itu ke anggaran bulanan, sama seperti yang Anda lakukan untuk biaya hidup lainnya.

7. Jangan Belanja Secara Kredit

Pembelian barang dengan kartu kredit memang terkesan mudah karena dapat mencicilnya sejauh beberapa saat. Tapi, belanja dengan mencicil cenderung membuat seorang menjadi lebih boros dan menambah beban hutangnya. Bila tidak untuk kebutuhan tekan, hindari membeli barang dengan mencicil. Kegiatan rutin mencicil ini bisa menggerus keuangan dan membuat hutang menumpuk.

8. Hiduplah di Bawah Kemampuan Anda

Pada periode ekonomi normal, kita bisa hidup sama sesuai kamampuan keuangan. Tapi pada perekonomi yang sulit seperti sekarang ini, betul-betul disarankan untuk hidup di bawah kemampuan Anda. Ada banyak hal bisa kita lakukan untuk turunkan pengeluaran bulanan. Misalnya, setop atau turunkan kegiatan rutin ngopi pada tempat mahal, setop atau turunkan kegiatan rutin makan di restaurant, dan lain-lain.

Baca Juga |  Branding Produk : Tahapan Perpindahan Bisnis dari Offline ke Online

Inilah 8 Cara Mengatur Keuangan di Masa Sulit yang Dijamin Ampuh, semoga bermanfaat.